Menakutkan! Karena Salah Saat Kerokan, Wanita Ini Hampir Saja Kehilangan Org4n Tubuhnya !!

Menakutkan! Karena Salah Saat Kerokan, Wanita Ini Hampir Saja Kehilangan Org4n Tubuhnya !!

loading...
loading...


9Trendingtopic - Saat badan terasa tidak sehat dan sakit-sakit, sewaktu  diegang bagian yang pegal terasa nyeri dan terkadang keluar guratan merah.
Menurut kepercayaan orang dulu anda sedang masuk angin. Maka  kerap kita minta dikerok. Karena memang ini alternatif mengusir angin dan itu pula yang menjadi mujarab ketika anda merasakan tubuh anda menjadi ringan setelah dikerok.

Namun, jangan berlebihan, jangan pula terlalu keras, karena menggunakan benda-benda seperti berbahan logam atau sedikit tajam akan menimbul iritasi bagi kulit.
Inilah yang kemudian dialami salah seorang wanita yang bisa dikatakan kejadian ini dialami oleh salah seorang wanita.  Akibatnya dia mengalami hal yang sangat mengerikan.
Berikut ceritanya seperti dilansir dari cerpan co.id

Kejadian ini dialami oleh seorang wanita berusia 22 tahun dari Tiongkok yang bermarga Xia.
Seperti semua,  dIa harus dilarikan kerumah sakit karena pinggangnya yang muncul benjolan super besar. Benjolan ini membuatnya sangat menderita.
Bahkan di bagian kerakan itu, muncul benjolan-benjolan besar, yang ukurannya hampir sama dengan sebuah bola bowling.

Dia xia adalah seorang Guru,  pada hari ini saat usai mengajar, dia merasakan ada kelaian dan pusing-pusing.
Kondisi tubuhnya lemas, sepertinya masuk angin dan demam.
Karena itu, pihak keluarganya kemudian memutuskan untuk mengeroknya karena dianggap hanya masuk angin biasa.

Dikerok dengan gelang dari batu keramik
Maka diambillah ebuah gelang yang terbuat dari batu keramik untuk mengerok punggung Xia.
Maka dia kemudian dikerok, namun beberapa hari hari kemudian muncul hal  mengerikan, karena dia merasakan bukannya makin membaik justru merasa sakit yang amat sangat di bagian punggung dan pinggangnya bekas dikerok.

Pinggang Membengkak dan Mengerikan

Xia kemudian melihat kondisi yang sakit itu dan dia baru tahu,   jika bagian pinggang kirinya sudah bengkak.
Karena dianggap bengkak biasa, lantas dia mengompresnya dengan es batu.
Usai dikompres bukannya membaik justru muncullah benjolan yang makin besar.

Pecah Lapisan Pembuluh Darah

Melihat kondisi ini, membuat keluarga memutuskan membawa Xia segera kerumah sakit.
Ketika ditangai, tim medis menemukan benjolan sepanjang 23 cm dan memiliki lebar 17 cm.
Dari atas benjolan tersebut dapat terliaht seperti darah beku.
Dokter mengatakan penyebab benjolan karena mengeroknya terlalu kuat, membuat pembuluh darah di bawah lapisan kulit pecah.
Sehingga darah pun meluber akhirnya membentuk gumpalan darah beku sebesar ini.
Darah beku yang menggumpal di pinggang Xia setidaknya ada 500 ml harus dirujuk kedokter bedah umum untuk dilakukan pengobatan selanjutnya.

Nyaris Kehilangan Ginjal
Tak hanya itu, dokter juga mengatakan jika bahaya pasien bisa terkena kerusakan otot sampai disfungsi ginjal.
Karena kerokan terlalu kuat. Bisa saja dia kehilangan ginjal yang paling berguna bagi tubuhnya.
Banyak orang mengira bahwa bercak merah yang keluar itu angin atau racun padalah itu pembuluh darah yang pecah.
Oleh karena itu dokter menyarankan jangan sembarangan mengerok badan ketika masuk angin, apalagi mengidap penyakit kulit atau aliran darah.

Cara Aman
Ketahui Penyebab Istilah Masuk Angin
Itu sebab dari udara atau angin dingin itu justru membuat pembuluh darah di kulit menyempit sampai-sampai otot-otot kekurangan oksigen. Otot yang tidak bisa bernapas ini-lah yang menimbulkan gejala masuk angin seperti rasa nyeri otot (mialga) dan pegal-pegal.
Disamping paparan udara dingin, kekurangan gerak sehingga pembuluh darah kaku dan tidak luwes juga memiliki dampak yang sama.
Maka dari itu, gerakan mengerok atau menggaruk kulit itu bukannya ‘mengusir’ atau mendorong angin keluar tapi memperlebar pembuluh-pembuluh darah di permukaan kulit yang menyempit karena dingin.
Apakah kamu termasuk orang yang merasa semakin yakin bahwa kamu memang sakit mendengar komentar ibu atau saudaramu yang mengeroki bahwa bekas kerokan di punggungmu merah sekali? Jika iya, mulai sekarang mungkin kamu harus buang jauh-jauh kayakinan itu.

Jangan Sampai Keluar Bekas Merah Terlalu Pekat
Kerokan pada dasarnya merupakan metode memperlebar pembuluh darah tepi yang menyempit atau menutup (vasokontriksi) menjadi lebar (vasodilatasi), pasti akan meninggalkan bekas merah di kulit.
Bekas itu merupakan jejak pembuluh darah yang terbuka atau pecah seiring gesekan koin atau kerokan. Daerah tersebut akan diisi dengan aliran darah yang sebelumnya tertutup.
Dibandingkan intensitas warna yang pasti akan semakin pekat jika kamu mengerok kulitmu lebih kuat atau sering, bagian tubuh mana yang dikerok justru akan lebih menentukan kemanjuran pengobatan ini.

Hanya Perlu Kerok secara pelan di punggung saja
Lalu bagian tubuh mana yang paling ideal untuk memaksimalkan manfaat kerokan? Yup, punggung! Walaupun sebagian besar orang juga pasti kerokan di punggung, pasti masih banyak yang belum tahu kenapa kerokan itu idealnya di punggung.

Untuk mendapatkan manfaat yang optimal untuk memperlebar pembuluh dan melancarkan aliran darah ke seluruh tubuh, kamu harus memilih pembuluh darah yang panjang dan terhubung ke semua bagian tubuh. Jadi dengan satu gesekan koin, manfaatnya bisa dialirkan lebih jauh.
Punggung adalah pusat syaraf terpadu dengan pembuluh darah yang paling panjang dan menyebar kemana-mana. Pembuluh darah tepi yang pecah di ujungnya akibat kerokan akan memaksa sekujur pembuluh darah tersebut untuk melebar.

Sebaiknya kerokan juga dilakukan dengan arah miring mengikuti ‘dermaton’ yaitu arah syaraf menuju kulit yaitu di kanan-kiri tulang punggung. Bayangkan jika kamu memilih pembuluh darah di tangan yang pendek, ya efek kerokan itu cuma di tangan saja.

nha.. jadi berhati-hatilah kalau mau kerokan...

sumber : palembang.tribunnews.com
loading...

ADS

Menakutkan! Karena Salah Saat Kerokan, Wanita Ini Hampir Saja Kehilangan Org4n Tubuhnya !!
4/ 5
Oleh