Teruntuk Para Orang Tua ! Anak yang Begitu Aktif Jangan Dimarahi, Inilah Cara Ampuh Untuk Membuatnya Tenang Seketika!!

Teruntuk Para Orang Tua ! Anak yang Begitu Aktif Jangan Dimarahi, Inilah Cara Ampuh Untuk Membuatnya Tenang Seketika!!

loading...
loading...


9Trendingtopic - Bunda, anak merupakan anugerah yang terindah yang telah dititipi Allah kepada kita umat manusia.
Betapa setiap pasangan merindukan suara tangsi bayi dirumah mereka.

Mereka rela melakukan apa saja, berobat kemana saja untuk mendapatkan seorang anak.
Sayangnya, ketika anak itu tumbuh banyak kendala yang membuat pusing.
Apalagi jika anak itu tersebut begitu aktif dan sulit untuk diminta tenang.

Tahukah bunda, ternyata ada cara sangat mujarab bagaimana membuat anak menjadi tenang.
Cara tersebut dibagikan oleh seorang akun Aniqq Al Faqiroh di laman Facebooknya.
Unggahan tersebut sontak begitu viral ketika banyak yang mencoba dan berhasil membuat anak mereka menjadi lebih baik.

Bahkan, saat berita ini diposting tulisan Anniq telah dibagikan 32 ribu dan ribuan komentar yang mengatakan cara tersebut memang ampuh.

Penasaran bagaimana caranya, yuk simak caranya berikut ini.

#Terapi Mujarab
(Aniqq Al Faqiroh)

Seseorang sharing dengan saya, mengeluhkan anaknya yang semakin nakal, acuh dan sulit diarahkan. Sejatinya tidak ada anak nakal, yang ada sebenarnya hanyalah kita yang belum tahu bagaimana cara menghandle-nya. Simple tapi tidak mudah memang.

Setelah bercerita banyak hal tentang sikap anaknya yang nampak berwarna merah semua alias ngga ada baik-baiknya, saya cuma menyarankan satu hal. Ini cocok untuk semua anak, terlebih anak dengan tipe kinestetik. Itu tuuhh.. anak yang aktif, banyak gerak, suka ndusel, belajarnya ga bisa diem alias suka praktek dan berexperimen, cepet bosan dengan sesuatu yang statis dan monoton, anak yang sering di judgment nakal karena suka mencoba hal-hal baru.

"Coba deh, ibu peluk dia dengan tuluuss banget. Sesering mungkin. Kalo ngga sempet karena waktu ketemu terbatas, minimal saat bangun tidur dan saat anak mau tidur"
Pelukan? Ternyata banyak banget manfaatnya. Baik secara psikis maupun fisik. Ahli kesehatan menyarankan agar kita memeluk keluarga kita, terlebih buah hati kita minimal 8x sehari.

Ini beberapa manfaatnya.. 
# Memberikan rasa aman, karena setiap orang, tak peduli umur berapa pun membutuhkan rasa aman. Menurut MD Junction, pelukan dapat membangun rasa percaya dan dapat memberikan perasaan aman.

# Merangsang kinerja hormon. Pelukan dapat merangsang kinerja hormon baik, yaitu oksitosin dan serotonin, yang membuat kita merasa tenang, bahagia, dan menjauhkan perasaan kesepian.

#Meningkatkan keterikatan emosi dan spiritual (chemistry)

#Meningkatkan rasa percaya diri. Orang yang tumbuh dalam lingkungan keluarga di mana pelukan merupakan hal yang penting biasanya memiliki rasa percaya diri yang tinggi, karena mereka terbiasa merasa berharga dan dicintai.

#Menjadi lebih rileks. Karena hal ini ternyata bisa juga melemaskan otot dan syaraf yang tegang plus stress.

#Menyeimbangkan pikiran serta meningkatkan empati.

# Pelukan mengajarkan kita tentang memberi dan menerima. Pelukan dapat mengajarkan kepada kita bagaimana caranya memberi dan menerima. Sebuah pelukan memberikan perasaan menerima dan diterima secara bersamaan, menunjukkan bagaimana kasih sayang dapat berjalan dari dua arah.
------------------------------------------------------------------------
Seminggu setelah sesi curhat itu, si ibu menghubungi saya via telp. Suaranya tampak sumringah sekali, dia bilang 

"Mbak, subhanallah ternyata banyak yaa manfaat terapi pelukan. Anak saya jadi jauh lebih slow, saya juga jadi ngerasa deket banget sama dia, ngerasa lebih sayaaang. Bener kata mbak kemarin, kalo tangki kasih sayangnya full, anak jadi bahagia dan ngga lagi caper dengan bertingkah aneh-aneh"

Alhamdulillah. 
Anak kita memang bukan robot, dia manusia yang basic hatinya lembut. Sentuh hatinya dengan hati juga. Insyaallah semua akan menjadi jauh lebih baik.

Hal ini berlaku tidak hanya untuk anak lhoo, suami istri yang kerap berselisihpaham pun juga bisa lakukan terapi ini untuk membangun chemistry.
Sudahkah hari ini anda memeluk orang terkasih dengan sepenuh hati?

#kajian parenting PPA KIDS
#PPA FOR KIDS
#Memulai perjalanan Cinta padaNya
www.polapertolonganAllah.com
*ini bukan model, tapi foto hasil candid beberapa EO

Ternyata tidak hanya untuk anak, berpelukan rupanya kunci kebahagian. Berikut ini ulasannya.

Kebiasaan Berpelukan: Kunci Kebahagiaan Dan Kesehatan

Dilansir dari Alodokter. Berpelukan ternyata memiliki fungsi yang sama dengan menyusui. Keduanya merupakan kontak antartubuh yang mampu melepaskan hormon oksitosin.
Hormon ini dijuluki sebagai hormon pengikat dengan salah satu fungsinya memberikan perasaan akrab antara ibu dan bayi saat proses menyusui.

Begitu banyak kegunaan dari pelukan yang mungkin bermanfaat bagi kita. Mari telaah bersama-sama di sini.

*Kunci hubungan yang harmonis
Berpelukan diprediksi mampu memberikan sebuah pasangan sebuah hubungan yang lebih harmonis. Hal tersebut mungkin terjadi karena berpelukan membuat tubuh merilis hormon oksitosin.
Pria yang diberikan dosis oksitosin tinggi dalam tubuhnya memiliki kemungkinan berpaling dari pasangannya lebih rendah dibandingkan mereka yang tidak diberikan hormon tersebut. Dengan kata lain, makin sering berpelukan, maka memungkinkan pasangan lebih saling menyayangi.

 *Membantu menurunkan risiko infeksi virus
Sebuah penelitian menunjukkan bahwa berpelukan memiliki efek proteksi terhadap infeksi virus, terutama flu. Pada penelitian yang sama, bahkan ditemukan bahwa seseorang yang telah terinfeksi virus flu, terlihat memiliki gejala yang tidak terlalu parah apabila mendapatkan pelukan yang lebih sering.

Manfaat ini mungkin berasal dari perasaan mendapat dukungan dari keluarga atau pasangan sehingga seseorang merasa terlindungi. Banyaknya pelukan yang diterima seseorang kemungkinan juga mampu mengurangi efek buruk dari stres sebagai salah satu kondisi pemicu infeksi flu.

 *Merasa terlindungi
Banyak bukti yang menunjukkan bahwa orang dewasa yang sering memeluk dan dipeluk saat mereka kecil memiliki tingkat stres yang lebih rendah daripada mereka yang kurang mendapat pelukan saat kecil.

Sentuhan fisik pada orang dewasa juga diprediksi mampu mengurangi tekanan dalam kehidupan mereka, bahkan meski hanya mendapat sedikit sentuhan.

*Menumbuhkan perasaan positif
Manfaat lain dari pelukan adalah menumbuhkan perasaan positif bagi siapa saja yang melakukannya. Hal ini dikarenakan hormon oksitosin yang dihasilkan selama berpelukan mampu membentuk ikatan intim, saling terikat, dan memupuk kepercayaan.

Bisa dikatakan bahwa melalui pelukan, seseorang bisa mendapatkan ikatan sosial dan pengalaman positif dalam kehidupan sehingga mampu merasakan kebahagiaan yang sesungguhnya.

*Baik untuk kesehatan jantung dan meringankan stres
Kesehatan jantung mungkin bisa mendapatkan manfaat positif dari aktivitas berpelukan. Hal ini karena berpelukan diprediksi mampu menurunkan kadar kortisol. Kortisol sendiri akan diproduksi oleh adrenalin ketika seseorang mendapat tekanan alias stres.

Tidak ada salahnya jika sesama anggota keluarga membudayakan berpelukan untuk mengekspresikan kasih sayang.
Setidaknya, manfaat berpelukan di atas bisa didapatkan berkat ekspresi saling menyayangi sesama anggota keluarga.

semoga bermanfaat.....

sumber : palembang.tribunnews.com
loading...

ADS

Teruntuk Para Orang Tua ! Anak yang Begitu Aktif Jangan Dimarahi, Inilah Cara Ampuh Untuk Membuatnya Tenang Seketika!!
4/ 5
Oleh