Showing posts with label Islam. Show all posts
Showing posts with label Islam. Show all posts

Rahasia Senyum Seorang Ibu



Ibban bin shaleh menceritakan suatu keheranan atas suatu peristiwa yang dialaminya hari itu. Saat sedng berjalan-jalan disebuah pasar di kota Basrah, ia melihat empat orang laki-laki sedang mengusung jenazah.
“Sungguh aneh, pasar yang begitu hiruk pikuk, penuh sesak manusia, ketika ada yang meninggal mengapa hanya empat orang saja yang mengusung jenazah? Akulah yang harus menjadi orang kelimanya!” batin Abban dengan mantap dan ia pun langsung membantu mengusung jenazah dan berjalan beriringan dengan mereka. Sesampainya di kuburan, Ibban langsung bertanya’”Siapakah wali jenazah diantara kalian, agar bisa menjadi imam shalat jenazahnya?” Salah satu dari keempat orang itu berkata, “Kami semua sama, tidak ada dari kami yang menjadi wali jenazah itu. Maka silahkan anda maju menjadi imam shalat jenazah!”
Seusai menshalatkan dan kemudian menguburkannya, Ibban bin Shaleh tak kuasa untuk bertanya lagi, ”Mengapa kalian tidak jujur saja menceritakan siapa sebenarnya jenazah ini?” Mereka menjawab,”Tidak seorang pun diantara kami ini mengetahui siapa jenazah ini selain perempuan itu.” Sambil menunjuk seorang perempuan yang berdiri tak jauh dari kuburan. “ ia menyewa kami untuk mengusungnya juga menguburkannya ditempat ini.”
Mendengar jawaban mereka, Ibban sontak melihat ke arah perempuan tadi, yang mulai beranjak mendekati pemakaman, setelah keempat orang tadi berlalu. Perempuan itu datang, lalu duduk di samping kuburan tadi beberapa saat, lalu berdiri sambil tersenyum. Prilaku yang sangat ganjil ini membuat Ibban yang belum meninggalkan areal pemakaman, ia terheran. Ia langsung bertanya pada perempuan itu.
“Demi Allah! suatu pemandangan yang aneh, bukankah kau seharusnya menangis, bukan malah tersenyum?” Perempuan itu menjawab, ”Biarlah, apa urusan anda menanyakan sesuatu yang tidak ada kepentingannya dengan anda?” Perempuan itu malah balik bertanya. Ibban mejadi terkejut dengan jawaban perempuan tadi yang dirasa kurang bersahabat. Dengan rasa penasaran, ia mulai memperkenalkan diri, ”Aku adalah Ibban bin Shaleh, pelayan Anas bin Malik sahabat Nabi Muhammad saw, juga pelayan Rasulullah, tolong katakan kepadaku apa yang sebenarnya terjadi”.
Dengan menghela nafas panjang, perempuan itu lantas bercerita, ”Wahai Ibban, seandainya bukan karena engkau orang kepercayaan sahabat dan Nabi, maka aku tak akan bercerita, jenazah yang tadi anda usung itu adalah anakku!” kemudian ia lanjutkan ceritanya, katanya anaknya adalah orang yang suka menuruti hawa nafsunya. Saat tadi malam sakit parah, anaknya  memanggil ibunya dan memberi wasiat.
Yang pertama jika ia meninggal, maka ibunya diminta untuk memberitahukan siapapun diantara tetangganya, ia juga meminta ibunya mengambil cincinnya dan memahatkan tulisan kepadanya, “la illaha Illallah Muhammadur Rasulullah.” Lalu cincin itu diletakkan diantara kulit dan kafannya, ia juga meminta ibunya bila sudah dimasukkan diliang kubur, ibunya diminta meletakkan tangannya pada ikat rambutnya lalu menengadah ke hadirat Allah untuk memohonkan ampun untuknya, sembari berucap, “Illahi hamba telah ridha dengan anak hamba, maka berilah ia ridha-Mu.”
“… dan saat anda ikut memakamkan tadi aku tak berhenti berdoa memohonkan ampun atas dosa dan kesalahan anakku yang selama ini telah durhaka dan selalu melanggar perintah agama, dan setelah saya mendatangi kuburnya dan duduk disamping kuburnya. Percaya atau tidak, saya tadi mendengar suara dari alam kubur yang mengatakan, ”Pergilah ibu, aku telah menghadap Tuhan Yang Maha Pemurah dan Dia telah mengampuniku!”
Sebelum melangkah pergi perempuan itu mengakhiri pembicaraannya dengan senyum tersungging dibibirnya,” Itulah Ibban alasan yang membuatku tersenyum…”
Akhir yang baik, menjadi khusnul khatimah. Seberapa buruk perlakuan manusia didunia, ketika sebelum ajal sempat memohon maaf pada ibunya dan bertobat kepada Allah, maka ia tetap mendapatkan ganjaran yang terbaik. Namun sayang tidak semua orang mendapatkan kesempatan seperti itu. (ummionline)
Seorang Pembantu ‘Tancapkan’ Benda Sihir pada Balita

Seorang Pembantu ‘Tancapkan’ Benda Sihir pada Balita

sihir balita













SIHIR tak hanya populer di Indonesia saja, pun di Saudi kasus sihir kerap ditemui. Kali ini kejadian akibat sihir menimpa seorang pria Saudi hingga ia mengalami keretakan dengan istrinya selama hampir dua tahun. Ia diberitahu oleh putri sulungnya bahwa masalah ini disebabkan oleh pembantu rumah tangga mereka. Si pembantu telah menempatkan mantra sihir pada putri mereka sejak baru lahir.
Kemudian, pria itu meminta bantuan kepada Raqi (penyembuh spiritual Islam) di kota barat Taif, setelah putri sulung kedua pasangan ini mengatakan kepadanya bahwa dia terus melihat mimpi yang sama.
Setelah menafsirkan mimpi, Raqi mengatakan kepada pria ini bahwa ada jimat ajaib yang telah ditanam di dalam kaki putri kecilnya.
Pasangan suami istri ini bergegas periksa kaki putri mereka yang baru berusia dua tahun tersebut. Dan mereka kaget setelah menemukan sesuatu di dalam kulit putri mereka. Raqi kemudian menetralisir sebuah jimat yang terbuat dari rambut dan benang. Ia mengatakan kepada pasangan ini benda itu sudah ada sejak putrinya lahir. Raqi juga mengatakan pembantu mereka telah melakukan mantra sihir dengan tujuan untuk merusak keharmonisan keluarga.
Astaghfirullah, Dakwah Soal Syahadat dan Shalat, Ustadz Syamsudin Uba Ditangkap Aparat

Astaghfirullah, Dakwah Soal Syahadat dan Shalat, Ustadz Syamsudin Uba Ditangkap Aparat

Astaghfirullah, Dakwah Soal Syahadat dan Shalat, Ustadz Syamsudin Uba Ditangkap Aparat
Ustadz Syamsudin Uba, aktivis Islam yang dikenal kegigihannya dalam amar ma’ruf nahi munkar di wilayah Bekasi, dikabarkan ditangkap di Alor, Nusa Tenggara Timur (NTT), pada Jum’at (31/7/2015).
Dari informasi yang dihimpun, Ustadz Syamsudin Uba ditangkap sekitar pukul 12:30 WITA bertempat di rumah Bapak Apak Kua Uba (72 th) yang beralamat di RT 04/RW 02 Desa Blangmerang, Kecamatan Pantar Barat, Kabupaten Alor, NTT.
Ia ditangkap bersama seorang temannya Zakaria (40 th). Penangkapan ini dilakukan oleh 3 orang anggota Unit Intel Kodim Alor. Aparat menuduh Ustadz Syamsudin Uba terkait dengan Daulah Islamiyah (Islamic State).
Koordinator Tim Pengacara Muslim (TPM), Achmad Michdan membenarkan bahwa Ustadz Syamsudin Uba telah ditangkap. Ustadz Syamsudin Uba juga telah menghubungi TPM guna meminta bantuan sebagai penasihat hukum.
Michdan mengungkapkan bahwa menurut pengakuan Ustadz Syamsudin Uba, selama ini ia hanya berdakwah di tanah kelahirannya NTT dan sama sekali tidak melakukan aksi tindakan terorisme, sebagaimana dituduhkan pihak aparat.
“Menyampaikan makalah dakwah di baranusa tempat kelahiran dari 24 juli 2015 isi makalah; 1) tentang makna syahadattain, rukun, syarat, konsekwansi dan membatalkanya, 2) Hukum meninggalkan shalat, 3) Ukhwah Islamiyah menjadi kekauatan Umat Islam. 4) Bagan Masjid. Masjid adalah jantung umat Islam untuk baraktifitas. 5) Hukum Demokrasi,” demikian kutipan pesan singkat yang diterima TPM, pada Ahad (2/8/2015).
Ustadz Syamsudin saat itu tengah menjalani interogasi di Polda NTT, Kupang. Ia juga dituding melanggar pasal 154 KUHP tentang permusuhan, kebencian atau merendahkan terhadap Pemerintah Indonesia di muka umum.
“Dia bilang dituduh pasal 154 KUHP, soal penyebaran kebencian terhadap pemerintah,” kata Achmad Michdan di kantor TPM, Pondok Labu, Jakarta Selatan, pada Selasa (4/8/2015).
Padahal menurut putusan Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia Nomor 6/PUU-V/2007, Pasal 154 dan Pasal 155 dalam Kitab Undang Undang Hukum Pidana (KUHP) dinyatakan tidak lagi mempunyai kekuatan hukum mengikat karena bertentangan dengan Pasal 28 D Perubahan II UUD RI Tahun 1945.
Kini, Ustadz Syamsudin Uba juga diperiksa aparat Densus 88, dikabarkan pula ada kemungkinan untuk diterbangkan ke Jakarta untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Hikmah dibalik Kegugur4n dan Kem4tian Anak dalam Islam

“Dan ketahuilah, bahwa hartamu dan anak-anakmu itu hanyalah sebagai cobaan dan sesungguhnya di sisi Allah-lah pahala yang besar.” (Q.S. Al Anfal: 27)

Sahabat pernah mengalami kehilangan anak? Baik kegugur4n maupun anak meninggal dunia sebelum usia baligh? Tak perlu bersedih hati, sesungguhnya Rasulullah shalallaahu ‘alaihi wassalam pun pernah mengalami kehilangan buah hatinya.

Rasulullah dikaruniai tujuh orang anak, enam hasil pernikahan dengan Khadijah binti Khuwailid. Mereka ialah Qasim, Abdullah, Zainab, Ruqayyah, Fatimah, Ummu Kultsum. Semua anak lelaki Rasulullah SAW meninggal sewaktu kecil. Bisa dibayangkan betapa luar biasanya Rasulullah menghadapi takdir dari Allah tersebut?

Ketika Rasulullah dianugerahi keturunan dari istrinya yang lain, yakni Maria Al Qibthiyah, anak lelaki tersebut diberi nama Ibrahim. Namun usia Ibrahim pun tidak lama, ia wafat pada tahun 10 H saat berusia 17 atau 18 bulan. Rasulullah sangat bersedih dengan kepergian putra kecilnya yang menjadi penyejuk hatinya ini. Ketika Ibrahim wafat, Rasulullah bersabda,

“Sesungguhnya mata ini menitikkan air mata dan hati ini bersedih, namun kami tidak mengatakan sesuatu yang tidak diridhai Rab kami. Sesungguhnya kami bersedih dengan kepergianmu wahai Ibrahim.” (HR. Bukhari).

Yang perlu kita ketahui mengenai rahasia kematian anak-anak sebelum usia baligh antara lain:

1. Anak tersebut langsung masuk ke dalam surga tanpa hisab

“Tiap-tiap anak orang Islam yang mati sebelum baligh akan dimasukkan ke dalam syurga dengan rahmat Allah.” (HR. Bukhari dan Muslim)

2. Anak-anak tersebut akan mengantarkan orangtuanya untuk masuk pula ke dalam surga

Menurut Hadits Qudsi:

Allah SWT berfirman pada harui kiamat kepada anak-anak:
"Masuklah kalian ke dalam surga!"
Anak-anak itu berkata: "Ya Rabbi (kami menunggu) hingga ayah ibu kami
masuk."
Lalu mereka mendekati pintu syurga! tapi tidak mau masuk ke dalamnya. Allah
berfirman lagi: "Mengapa, Aku lihat mereka enggan masuk? Masuklah kalian
kedalam surga!"
Mereka menjawab: "Tetapi (bagaimana) orang tua kami?" Allah pun berfirman:
"Masuklah kalian ke dalam syurga bersama orang tua kalian."
(Hadits Qudsi Riwayat Ahmad dari Syurahbil bin Syua'ah yang bersumber dari
sahabat Nabi SAW)

Diriwayatkan dari Anas ra: ”Rasulullah saw bersabda, tidaklah seorang muslim kematian tiga anaknya yang belum baligh, kecuali, Allah pasti akan memasukkannya ke dalam surga berkat kasih sayang-Nya kepada anak-anaknya tersebut, ”(HR Bukhori muslim).

3. Allah tidak pernah membebani sesuatu di luar kadar kesanggupan hamba-Nya

“Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya. Ia mendapat pahala dari (kebajikan) yang diusahakannya dan ia mendapat siksa (dari kejahatan) yang dikerjakannya. (Mereka berdoa), `Ya Tuhan kami, janganlah Engkau hukum kami jika kami lupa atau khilaf.'"

4. Allah akan memberi ganti yang lebih baik lagi, jika orangtuanya bersabar

Sudah pernah mendengar kisah meninggalnya anak Ummu Sulaim? Berikut kisahnya:

Diceritakan bahwa anak Thalhah merintih sakit, sedangkan Abu Thalhah keluar rumah. Kemudian anak itu meninggal dunia. Ketika Abu Thalhah pulang, ia bertanya, “Bagaimana keadaan anakku?”

Ummu Sulaim –ibu anak itu- menjawab, “Ia tenang seperti sedia kala (yang dimaksud adalah meninggal, sedangkan Abu Thalhah mengira bahwa anaknya itu dalam keadaan sehat).”

Kemudian Ummu Sulaim menyediakan makan malam untuk Abu Thalhah. Setelah itu ia berhias diri, lebih cantik daripada biasanya, hingga Abu Thalhah mengg4ulinya.

Setelah ia melihat bahwa suaminya sudah melepaskan rindunya dan merasa puas, Ummu Sulaim berkata kepada suaminya, “Wahai Abu Thalhah, bagaimana pendapatmu, jika suatu kaum meminjamkan suatu pinjaman, apakah yang meminjam itu berhak menolak mereka jika memintanya kembali?”

Abu Thalhah menjawab, “Tentu saja tidak!” Kemudian Ummu Sulaim berkata, “Demikian pula dengan anakmu. Anakmu telah meninggal, maka mintalah pahala dari Allah.”

Abu Thalhah berkata sambil marah, “Engkau telah membiarkan aku, hingga setelah aku berjunub karena bergaul denganmu, engkau beritahukan tentang anakku.” Kemudian ia pergi mendatangi Rasulullah sholallahu ‘alaihi wassalam untuk memberitahukan apa yang terjadi.

Rasulullah sholallahu ‘alaihi wassalam membenarkan apa yang telah dikerjakan oleh Ummu Sulaim, lalu bersabda: “Semoga Allah memberkahi malam kalian berdua.”

Kemudian Ummu Sulaim melahirkan seorang anak yang diberi nama Abdullah oleh Nabi sholallahu ‘alaihi wassalam dan salah seorang di antara kaum Anshar berkata, “Kemudian aku melihat tujuh orang anak, semuanya pandai membaca Al Quran, yakni anak-anak dari Abdullah. Semua itu, tidak lain karena dikabulkannya doa Rasulullah sholallahu ‘alaihi wassalam ketika beliau berdoa, ‘Ya Allah, berikanlah berkah kepada mereka berdua.’

Wallaahualam. Semoga yang sedikit ini beroleh manfaat.

Minumlah Air Rendaman Kurma, Inilah yang Akan Terjadi Pada Tubuh Anda..


Buat sahabat yang lemah bertenaga. Saat Puasa..

Apa itu air Nabeez..?

Air nabeez adalah air rendaman (infused water) kurma / kismis (raisins). Kurma atau kismis di rendam dalam air masak semalaman (dalam wadah yang bertutup) dan diminum keesokkan paginya.

Sumber mengatakan : air nabeez ini merupakan kegemaran Rosulloh SAW. Nabi merendam beberapa butir kurma atau kismis (salah satunya) di dalam air untuk semalaman (dalam wadah bertutup) dan meminum air rendaman kurma tersebut diwaktu pagi hari. Airnya nabi minum & buah kurma yg sudah lembut, nabi telan sekali telan.

Ada beberapa hadis yang menyebutkan tentang cara membuat air nabeez ini, salah satunya riwayat dari Imam Muslim sebagai berikut :
Aisyah pernah ditanya tentang nabeez, kemudian ia memanggil seorang budak wanita asal Habasyah. “Bertanyalah kepada wanita ini!” Kata Aisyah. “Karena ia dahulu pernah membuat nabeez untuk Rasulullah SAW,” tambahnya.

Lalu wanita asal Habasyah itu berkata, “Aku pernah membuat nabeez untuk beliau dalam sebuah kantung kulit pada malam hari. Kemudian aku mengikatnya dan menggantungnya. Lalu di pagi harinya beliau SAW meminumnya.”

Dari Aisyah dia berkata, “Kami biasa membuat perasan untuk Rasulullah SAW di dalam air minum yang bertali di atasnya, kami membuat rendaman di pagi hari dan meminumnya di sore hari, atau membuat rendaman di sore hari lalu meminumnya di pagi hari.” (H.R. Muslim)

Berbicara mengenai infused water. Orang barat baru sekarang faham dan baru mempopulerkan khasiat infuse water ini. Tetapi Nabi kita telah lama melakukan hal ini.

Dari segi kesehatan tubuh, buah kurma telah terbukti sebagai :
  • Pemberi & pemulih tenaga (inilah sebab mengapa kita disunahkan untuk memakan buah kurma pada saat berbuka puasa).
  • Tinggi kandungan fiber ~ menghilangkan kolestrol jahat yang terkumpul di dalam tubuh. Sangat bagus dalam menghilangkan sembelit (atau meredakan & memulihkan diri dari sembelit).
  • Pemberi zat besi yang sangat bagus.
  • Kaya akan pottassium ~ penting dalam menjaga jantung & menstabilkan tekanan darah.

Khasiat air nabeez
Air nabeez adalah minuman berakali, yang mampu menolong membuang kelebihan asam pada perut dan memulihkan sistem pencernaan tubuh. Juga membantu badan untuk menyingkirkan bahan-bahan toksin yang berbahaya didalam tubuh. Dalam kata lain betguna sebagai sebagai detox.

Disebabkan air nabeez tinggi akan kadar fiber, ia mampu membantu proses pencernaan yang baik & meningkatkan / menajamkan fikiran. Agar kita tidak mudah lupa.

Cara membuat air nabeez :
Rendamlah beberapa butir kurma (sebagusnya dalam bilangan ganjil) ke dalam air masak didalam segelas air. Alangkah baiknya dibuat pada waktu sore menjelang malam, dan pastikan gelas rendaman kurma tersebut tertutup rapat. Keesokkan paginya (+ 8-12 jam setelah perendaman), air rendaman baru boleh diminum & buah kurma hasil rendaman yang telah lembut itu, dimakan begitu sahaja.

Kurma yang baik digunakan untuk membuat air nabeez adalah kurma ajwa. Tapi kalo tidak ada kurma ajwa ~ bisa menggunakan buah kurma yang lainnya. Kalau ingin membuat air nabeez dengan menggunakan buah kismis pun bisa. Caranya ambil segenggam kismis, kemudian direndam dalam segelas air. Dan dibiarkan semalaman seperti membuat air rendaman kurma.

Kalau ingin meminum air nabeez di waktu pagi hari, siapkan rendaman kurma / kismis pada sore menjelang malam. Dan kalo ingin meminum air nabeez di waktu malam, buatlah rendaman kurma / kismis di waktu pagi hari (+ 8 sampe 12 jam perendaman).

Larangan dalam membuat air nabeez :
Hanya menggunakan salah satu daripada kedua buah2an (Kurma / Kismis) pada satu2 waktu. Tidak boleh mencampurkan antara kurma & kismis dalam membuat air nabeez. Maksudya tidak boleh mencampurkan kedua buah tersebut dalam satu wadah.

Air nabeez bila tersimpan di dalam lemari es bisa bertahan 1 hingga 2 hari. Tetapi dilarang meminum air rendaman kurma / kismis yang sudah memasuki lebih dari3 hari. Ini disebabkan air rendaman kurma / kismis yang dibiarkan melebihi 3 hari terjadi proses fermentasi, yang menjadikan, air rendaman kismis / kurma tersebut menjadi arak, dan hukumnya haram untuk diminum.

Oleh karena itu, lebih baik membuat air nabeez fresh daily. Dalam meminum atau menikmati Air nabeez ini dapat ditambah dengan susu / yogurt untuk dijadikan smoothie juga.


Semoga bermanfaat..

Jika Dibaca Sampai Pagi, Niscaya Kau Lihat Malaikat tanpa Penghalang!!

Sumber Ilustrasi Gambar : Google

Malam itu Usaid bin Hudhair sedang membaca al-Qur’an. Dalam riwayat Imam Bukhari disebutkan bahwa yang dibaca adalah surat Al-Baqarah. Oleh Usaid, cerita ini disampaikan kepada Muhammad bin Ibrahim, bahwa di dekatnya ada kuda yang ditambatkan. Di tengah-tengah bacaan, kuda yang tertambat itu berputar-putar.

Ingin mengetahui penyebabnya, sebagaimana dikisahkan pula kepada Yazid bin al-Hadad dari Muhammad bin Ibrahim, Usaid pun berhenti seraya melakukan pengecekan. Rupanya, ia tak mendapati apa pun yang menyebabkan kudanya berputar-putar. Dan, saat Usaid menghentikan bacaannya, kudanya tenang kembali.

Maka, sebagaimana dikisahkan dari al-Laits dari Yazid bin al-Hadad, Usaid pun melanjutkan bacaannya. Ketika itu, kudanya kembali berputar-putar. Kemudian, Usaid pun menghentikan bacaannya. Seperti terulang, kudanya pun kembali tenang. Berkali-kali begitu; kudanya berputar saat Usaid membaca al-Qur’an, dan kembali tenang ketika ia menghentikan bacaan.

Sebab anaknya yang bernama Yahya tidur di dekat tambatan kudanya, Usaid pun menghentikan bacaan. Kemudian, dia melihat ke langit. Di sana, ia melihat cahaya putih seperti lampu yang bergerak ke atas, hingga menghilang.

Pagi harinya, Usaid menghadap kepada Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Sallam untuk mengadukan apa yang ia alami. Sesaat setelah kisah sahabatnya itu usai dituturkan, Nabi bertanya, “Wahai putera Hudhair, jika engkau terus membacanya…” Belum selesai, Usaid menjelaskan bahwa ada anaknya yang tengah tertidur pulas di dekat tambatan kuda. Dan Usaid menceritakan cahaya seperti lampu yang dilihatnya.

“Tahukah engkau, apa itu?” tanya Nabi.

“Tidak, ya Rasulullah.” jawab Usaid.

Rasul pun menuturkan, “Itulah malaikat yang mendekat untuk mendengarkan bacaanmu.” Lanjut Nabi, “Seandainya engkau terus membacanya (sampai pagi),” pungkas manusia teladan itu, “niscaya pada pagi hari itu manusia akan dapat melihat malaikat tersebut tanpa terhalang.”

Inilah di antara hikmah dan kandungan agung dari surat al-Baqarah secara khusus dan membaca al-Qur’an secara umum. Bahwa malaikat akan senantiasa mendengarkan bacaan seseorang, kemudian mendoakan siapa yang berkumpul di sebuah majlis untuk membaca, menghapal, dan menadabburi apa yang terkandung di dalam kitab suci kaum muslimin itu.

Tentu, dari hadits ini kita mendapatkan banyak hikmah; termasuk dari kejadian tidak terlihatnya malaikat sebab Usaid menghentikan bacaannya. Hikmah itu hanya didapat bagi mereka yang lurus imannya, tidak banyak bertanya tentang sesuatu yang tidak perlu, dan mendengar serta taat terhadap sabda Nabi Shallallahu ‘alaihi wa Sallam.

Maka, jika inginkan turunnya malaikat ke rumahmu, perbanyaklah membaca al-Qur’an di dalamnya. Ya Allah, jadikanlah al-Qur’an sebagai teman kami di dunia dan syafaat bagi kami kelak di Hari Kiamat. [Pirman]


Sumber : kisahikmah.com

Ustaz Yusuf Mansyur: Maafkan masjid jika suara mengaji mengganggu


Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) yang juga Ketua Dewan Masjid Indonesia berencana melarang pemutaran kaset mengaji Alquran di masjid-masjid. Bahkan, menurut JK larangan tersebut sudah dirumuskan di Dewan Masjid.

JK mempermasalahkan suara pengajian yang berasal dari kaset, bukan langsung dari qori atau qoriah. Menurutnya, pengajian yang diperdengarkan dari kaset dianggap sebagai polusi suara.

"Pertanyaannya kalau yang mengaji kaset apakah mengaji dapat pahala? Kita jadi terganggu, terjadi polusi suara," kata JK saat membuka ijtima' ulama Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) di Pondok Pesantren At-Tauhidiyyah Cikura Tegal Jawa Tengah, seperti dilansir Antara, Senin (8/6).

Menyikapi pernyataan JK tersebut, ustaz Yusuf Mansyur yang mengatasnamankan masjid dan surau meminta maaf jika suara mengaji yang diperdengarkan dari rumah ibadah tersebut dianggap mengganggu.

"Maafkan masjid-masjid... Maafkan surau-surau... Maafkan langgar-langgar... Jika suara-suara kaset, atau suara-suara asli, terasa mengganggu," tulis Yusuf Mansyur melalaui akun Twitter-nya, Selasa (9/6).

lebih lanjut, pemilik pesantren Daarul Quran itu berpesan agar setiap orang memuliakan Alquran. Orang yang memuliakan Alquran sama juga memuliakan Allah.

"Bila Alquran diperdengarkan, maka ada satu saja yang berubah, yang termotivasi, maka pahalanya untuk yang memperdengarkan Alquran itu," ujarnya. (Merdeka)
loading...