Penembakan Imam Masjid New York, Warga: Ini Akibat Kebencian pada Islam yang Disebar Donald Trump



9TrendingTopicInsiden penembakan Imam Maulama Akonjee, 55 tahun, di New York usai shalat Zhuhur, Sabtu (13/8/2016) atau hanya beberapa jam yang lalu, dianggap sebagai kejahatan kebencian terhadap Islam.

Khairul Islam, warga New York yang tinggal dekat Masjid Al-Furqon, menyatakan bahwa kejahatan kebencian seperti ini sangat bisa jadi dikarenakan ujaran Donald Trump yang menyebarkan islamofobia.
“Ini akibat Donald Trump. Trump dan dramanya telah menciptakan Islamofobia,” ujar Khairul yang menjadi salah satu saksi penembakan itu, seperti dilansir oleh New York Daily News.
Imam Maulama, meninggal karena luka tembak. Kedua tokoh Muslim New York ini ditembak setelah mereka keluar dari masjid usai menunaikan ibadah shalat Zhuhur sekitar pukul 2 siang Sabtu waktu setempat.

Akonjee dan rekannya, keduanya mengenakan pakaian keagamaan, didekati dari belakang dan ditembak oleh seorang pria bersenjata yang mengenakan kemeja polo gelap dan celana pendek, kata polisi. []



sumber : islampos.com

1 Response to "Penembakan Imam Masjid New York, Warga: Ini Akibat Kebencian pada Islam yang Disebar Donald Trump"

  1. Semoga husnul khatimah. Dan arwahnya diterima di sisi Allah SWT. Diampuni dosa-dosanya.terhindar dari siksa kubur. aamiin ya rabbal'alamin

    ReplyDelete