loading...
loading...
10 tahun yang lalu, seorang Mahasiswa Wu De kelaparan karena baru membayar uang sekolah, dia terpaksa menghemat uang makan, sehemat - hematnya sampai dia tidak ada uang untuk makanan.
Sampai malam, sanking laparnya, dia mengetuk sebuah pintu di sebuah desa yang dia lewati.
Seorang gadis kecil membukakan pintu. Wu De melihat anak ini juga memakai baju yang compang camping,
mungkin juga tidak memiliki makanan, jadi dia hanya meminta air minum.
Gadis ini melihat dia kelihatannya sangat kelaparan, gadis ini menyiapkan susu dengan gelas yang besar untuknya.
Wu De kaget dengan kebaikannya. Tanpa ragu dia menghabiskan itu semua dan Wu De bertanya,"Dek, gimana aku bisa bayar kamu?"
Gadis itu menolaknya. Bagi dia, dapat menolong Wu De adalah kebaikan yang bisa dia lakukan.
Wu De yang tersentuh pun, bersyukur atas apa yang telah dia dapat, dia pun permisi pergi.
10 tahun kemudian, gadis ini menderita sakit yang mengharuskan dia operasi.
Karna dia tidak memiliki biaya operasi, akhirnya tidak ada rumah sakit yang mau menerimanya.
Sampai ada 1 dokter, sedang berkeliling melihat pasien, dia melihat gadis ini dan lagnsung mengenalinya!
Tak tunggu lama, dia langsung mendaftarkan diri untuk melakukan pengecekan dan dia tahu apa yang gadis ini derita.
Operasi segera dia jadwalkan, dan gadis ini menang melawan penyakitnya.
Dokter ini mengambil surat biaya operasi yang harus dibayar oleh pasien itu, dia menulis beberapa kalimat dan memasukannya kembali ke amplop biaya tersebut.
Saat pasien menerima surat ini, dia gemeteran karna dia tahu, seumur hidupnya pasti dia tidak akan pernah bisa melunasi hutang ini.
Tapi itu tetap menjadi tanggung jawabnya untuk membayar tagihan ini.
Saat dia buka, dia langsung menangis... Kalimat itu bertuliskan "Harga semua yang harus kamu bayar di rumah sakit ini, telah lunas dengan segelas susu yang pernah kamu berikan, Salam. Dr. Wu De"
Gadis ini tidak berhenti menangis... Dia mengucap syukur,"Tuhan Engkau maha Adil, yang melihat kesusahan umatMu dan tak Kau biarkan aku terjatuh. Terima Kasih Tuhan!"
Kebaikan yang kita beri, dengan sukarela, tidak sengaja, akan mendatangkan kebaikan baik kita juga, bahkan lebih!
semoga artikel ini bermanfaat bago pembaca..
sumber: cerpen.co.id
loading...
Ia Berjuang Hidup di Ruang Operasi, Namun Saat Membaca 'Surat Tagihan' Air Matanya Tak Berhenti Mengalir Bersyukur, Tak Pernah Ia Sangka..
4/
5
Oleh
Feri Kurniawan
